Lirik Lagu Payung Teduh – Rahasia

Tak ada sore.. Dan udara menjadi segar..
Tak ada gelap.. Lalu mata enggan menatap..
Tak ada bintang mati.. Butiran pasir terbang ke langit..
Tak ada fajar.. Hanya remang malam semua t’lah hilang.. Terserang matahari..

Harum mawar.. Membunuh bulan..
Rahasia.. Tetap diam tak terucap..
Untuk itu semua.. Aku mencarimu..

Berikan tanganmu jabat jemariku..
Yang kau tinggalkan hanya harum tubuhmu..
Berikan suaramu.. Pada semua bisikanku..
Memanggil namamu..

Atau kau ingin aku.. Berteriak sekencang-kencangnya..
Agar seluruh.. Ruangan ini bergetar oleh suaraku..

Puisi musikalisasi (rahne putri):

Ini rahasiaku..
Tak ada gelap.. Segelap jauh darimu..
Tak ada terang.. Yang seterang senyummu..
Tak ada lagi bintang di mataku..
Ketika bayanganmu menjauh, membentang..
Kau buat rindu dan harapku melayang-layang..

Kamu pernah menjadi senja..
Menenggelamkan semua..
Kini.. Yang tersisa.. Hanya aroma tawa..
Yang tersisa hanya harum air mata..
Lalu aku mencari suaramu, kuobrak-abrik namamu..
Aku mencari wujudmu..
Aku mencarimu..
Dan terus mencari..

Harum mawar.. Membunuh bulan..
Rahasia.. Tetap diam tak terucap..
Untuk itu semua.. Aku mencarimu..

Berikan tanganmu jabat jemariku..
Yang kau tinggalkan hanya harum tubuhmu..
Berikan suaramu.. Pada semua bisikanku..
Memanggil namamu..

Atau kau ingin aku.. Berteriak sekencang-kencangnya..
Agar seluruh.. Ruangan ini bergetar oleh suaraku..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *